Cara Membuat Lapangan Pickleball Sesuai Ukuran Resmi Turnamen
Pickleball lagi naik daun—dan bukan cuma sekadar tren “eh, lagi viral nih”. Olahraga ini sudah jadi bagian dari gaya hidup aktif di banyak kota besar Indonesia. Dari perumahan elit sampai sport center komersial, semua mulai melirik olahraga yang satu ini. Tapi tunggu dulu—kalau mau serius bikin lapangan, jangan asal gambar garis lalu pasang net. Ada standar resmi yang harus diikuti, apalagi kalau targetnya standar turnamen.
Artikel ini akan membahas secara lengkap dan mendalam tentang cara membuat lapangan pickleball sesuai ukuran resmi turnamen, mulai dari dimensi, struktur lantai, sistem drainase, hingga estimasi biaya pembuatan lapangan pickleball. Kita bahas detail, praktis, dan tetap santai—karena bikin lapangan itu serius, tapi bacanya nggak harus tegang kayak nunggu tie-break.
Memahami Ukuran Resmi Lapangan Pickleball
Sebelum ngomongin beton, cat, atau kontraktor, kita harus mulai dari fondasinya: ukuran resmi. Tanpa ukuran yang benar, lapangan Anda bisa jadi “mirip pickleball”, tapi bukan standar turnamen.Berdasarkan standar internasional, berikut dimensi utama:
Dimensi Lapangan Pickleball Resmi
| Elemen | Ukuran Resmi |
|---|---|
| Panjang Lapangan | 13,41 meter |
| Lebar Lapangan | 6,10 meter |
| Area Non-Volley Zone (Kitchen) | 2,13 meter dari net |
| Tinggi Net Tengah | 86 cm |
| Tinggi Net Samping | 91,4 cm |
| Area Total Ideal (termasuk ruang bebas) | 18 x 9 meter |
Ukuran ini berlaku untuk single maupun double. Ya, sama. Jadi nggak ada drama beda ukuran kayak tenis.
Jika Anda ingin pembahasan lengkap dan teknis tentang dimensi, silakan baca referensi detail di halaman ukuran lapangan olahraga pickleball untuk memastikan setiap garis yang Anda tarik benar-benar presisi.
Kenapa presisi penting?
Karena:- Jarak kitchen terlalu pendek → pemain bisa smash terlalu dekat.
- Net terlalu tinggi → rally jadi nggak natural.
- Area bebas kurang → pemain bisa “nyemplung” ke pagar saat mengejar bola.
Dan percayalah, pemain serius akan langsung sadar kalau ukuran melenceng 5–10 cm saja.
Menentukan Lokasi dan Orientasi Lapangan
Sekarang kita masuk ke tahap perencanaan lokasi. Ini sering diremehkan, padahal krusial banget.Lapangan pickleball bisa dibuat:
- Indoor (gedung olahraga, hall, gudang modifikasi)
- Semi outdoor (atap canopy)
- Outdoor full exposure
Bayangkan pemain lagi reli seru, tiba-tiba silau. Bukannya fokus, malah refleks nutup mata. Hasilnya? Bola lewat. Poin hilang. Emosi naik. Kita nggak mau itu.
Hal lain yang perlu diperhatikan:
- Kontur tanah harus rata
- Tidak berada di area rawan genangan
- Akses mudah (parkir, toilet, ruang tunggu)
Struktur Dasar dan Konstruksi Pondasi
Ini bagian yang nggak kelihatan, tapi paling menentukan kualitas jangka panjang.Lapangan pickleball standar turnamen biasanya menggunakan:
- Beton bertulang (K-250 atau K-300)
- Tebal 12–15 cm
- Wiremesh M8 atau M10
- Sistem drainase di sekeliling
Kenapa harus beton berkualitas?
Karena permukaan harus:- Rata sempurna
- Tidak retak
- Tidak bergelombang
- Stabil minimal 10–15 tahun
- Urugan tanah & pemadatan
- Lapis sirtu (base layer)
- Cor beton bertulang
- Lapisan coating acrylic sport flooring
Sedikit humor: bikin lapangan itu seperti bikin fondasi rumah tangga—kalau dasarnya nggak kuat, cepat retak. Bedanya, yang ini nggak bisa diselesaikan dengan komunikasi.
Sistem Permukaan dan Coating Lapangan
Nah, ini bagian yang terlihat dan langsung dirasakan pemain.Standar turnamen biasanya menggunakan:
- Acrylic sport coating system
- 4–7 layer aplikasi
- Anti-slip
- Tahan UV
- Warna kontras (biasanya biru & hijau)
Kenapa harus acrylic?
Karena:- Pantulan bola konsisten
- Permukaan tidak licin
- Nyaman untuk sendi
- Mudah perawatan
| Layer | Fungsi |
|---|---|
| Primer | Meningkatkan daya rekat antara permukaan beton dan lapisan berikutnya. |
| Resurfacer | Menutup pori-pori beton dan meratakan permukaan dasar lapangan. |
| Cushion Layer | Memberikan efek bantalan untuk kenyamanan dan mengurangi tekanan pada sendi pemain. |
| Color Coating | Memberikan warna, daya cengkeram (anti-slip), serta perlindungan dari sinar UV. |
| Line Marking | Garis pembatas resmi sesuai standar ukuran lapangan pickleball turnamen. |
Kalau mau terlihat profesional, gunakan kombinasi warna kontras:
- Area main: biru
- Area luar: hijau
- Kitchen tetap satu warna dengan lapangan utama
Pemasangan Net dan Aksesoris Pendukung
Net harus memenuhi standar:- Tinggi tengah 86 cm
- Tinggi samping 91,4 cm
- Panjang 6,7 meter
Tambahkan juga:
- Pagar keliling (tinggi 3–4 meter)
- Lampu LED sport lighting (minimal 200 lux untuk latihan, 300–500 lux untuk turnamen)
- Drainase keliling
- Area duduk pemain
Estimasi Biaya Pembuatan Lapangan Pickleball
Sekarang bagian yang paling sering ditanyakan: “Berapa sih biayanya?”Jawabannya: tergantung.
Faktor yang mempengaruhi:
- Lokasi proyek
- Kondisi tanah
- Indoor atau outdoor
- Kualitas material
- Sistem coating
Untuk rincian lengkap dan transparan, Anda bisa membaca referensi detail pada halaman biaya pembuatan lapangan pickleball agar mendapatkan gambaran lebih akurat sesuai kebutuhan proyek Anda.
Tahapan Pengerjaan dari Nol Sampai Siap Main
Berikut alur umum pengerjaan:- Survey lokasi
- Pengukuran & marking
- Pekerjaan tanah & pemadatan
- Cor beton & curing 14–21 hari
- Grinding & perataan
- Aplikasi coating
- Line marking
- Instalasi net & aksesoris
- Final inspection
Kesimpulan
Membuat lapangan pickleball sesuai ukuran resmi turnamen bukan sekadar soal menggambar garis dan pasang net. Dibutuhkan pemahaman teknis, material berkualitas, serta perencanaan matang agar hasilnya presisi, aman, dan tahan lama.
Dari ukuran resmi, struktur beton, coating acrylic, hingga sistem pencahayaan—semuanya harus memenuhi standar. Jika dilakukan dengan benar, lapangan bisa digunakan lebih dari 10 tahun dengan perawatan minimal.
Ingat, lapangan yang baik bukan hanya enak dilihat, tapi juga nyaman dimainkan dan siap dipakai turnamen kapan saja.
